Warung Internet (Warnet) – 3
Bagi anda yang ketinggalan postingan sebelumnya, supaya alur kita sama, silahkan baca dulu bagian mukadimah, warnet – 1, dan warnet – 2.
Pada artikel warnet – 1 saya sudah mengupas tentang kebutuhan utama dalam membangun warnet, baik secara hardware maupun software. Namun selain kebutuhan-kebutuhan tersebut, ada beberapa hal yang perlu di cermati juga. Hasil pencarian saya di Google dan hasil dari tanya-tanya kepada teman saya yang lain , saya menemukan beberapa hal :
0. Pastikan lokasi warnet anda terjangkau oleh ISP (Internet Service Provider).
Tidak mungkin kan ada buka warnet, tapi tidak ada ISP yang menjangkau lokasi anda? Oleh karena itu hal yang mendasar yang perlu anda cari tahu adalah apakah ada ISP apa saja yang menjangkau lokasi anda dan apabila lebih dari 1, bagaimana performa masing-masing ISP? kemudian anda pilih saja salah satu.
1. Pastikan lokasi warnet strategis.
Tidak mungkin kan ada buka warnet, dimana lokasinya sulit di jangkau dan tidak potensial, (misal ekstreemnya di tengah hutan, memangnya yang bakal sewa Monyet (baca :saya))
2. Pastikan tegangan listrik sudah mencukupi.
Jangan sampai saja ketika pelanggan sedang asik-asiknya fesbuk-an, twitter-an, dll listriknya mati karena tegangan nya kuat (kecuali kalau ternyata kena pemadaman listrik bergilir sih). Bagaimana cara nya kita tau, kalo tegangan listrik kita kuat atau tidak? Maaf, saya juga tidak tahu, kalau mau tepatnya lebih baik tanyakan pada PLN. Oh ya jangan lupa juga sediakan Stabilizer central, jaga-jaga apabila listrik ditempat anda tidak stabil dan juga UPS untuk komputer operator, sehingga apabila mati listrik, setidaknya billing nya masih hidup.
3. Pastikan denah ruangan & peletakan Mebel
Kenapa? Kita perlu tahu bagaimana bentuk ruangan untuk warnet tersebut, serta peletakan mebel2nya, seperti kursi, meja, listrik, dll. Ini penting agar kita dapat mengatur perkabelannya, sehingga kabel yang digunakan, baik kabel listrik atau kabel LAN tidak sia-sia.
4. Pastikan terdapat orang terpercaya untuk setting jaringan
Apabila anda seperti saya yang baru pertama kali setting jaringan untuk warnet, pastikan anda juga punya cadangan orang yang dapat setting jaringan, sehingga jika anda gagal setelah mencoba dengan sekuat tenaga, pantang menyerah, hingga berdarah-darah, alangkah lebih bijaksana anda outsource dari luar.
Tips : coba anda ke toko2 komputer biasanya ada teknisi yang handal, nah anda rekrut teknisi itu diam-diam (biasanyanya biaya nya lebih murah dibandingkan anda minta bantuan langsung ke toko tersebut
)
5. Pastikan komputer yang anda rakit / pesan sudah bisa beroperasi
Apabila anda bukan perakit komputer handal, lebih baik anda beli komputer yang sudah dirakit saja, selain lebih praktis tentunya mengurangi resiko salah pasang. Apabila anda memesan dari toko komputer lebih baik anda memesan dari toko komputer lokal. Kenapa? Alasannya sederhana menghemat biaya dan waktu, apabila terjadi hal2 yang tidak diinginkan.
6. Pastikan anda tahu apa yang sedang anda kerjakan
Apabila anda seperti saya yang baru pertama kali setting jaringan untuk warnet, pastikan anda tahu apa yang sedang anda kerjakan. Baik dari segi teknis maupun non teknis. Bagaimana caranya? banyak-banyak lah bertanya kepada orang yang berpengalaman atau setidaknya pernah terlibat dalam project warnet, walaupun hanya sebagai penggembira. Selain itu banyak-banyak lah cari-cari di internet dan bertanya pada Mbah Google, baca-baca blog orang yang sudah pernah bikin warnet, ikuti forum-forum yang membahas tentang warnet, dll
7. Pastikan anda punya partner yang handal dan bisa di andalkan
Karena saya orang kantoran di jakarte-punye-cerite, tidak mungkin saya terlibat dalam project ini setiap harinya, karena warnet ini akan dibuka di daerah Sumedang, sedangkan si empunya dana tinggal di Bandung. Saya mempunyai partner, dimana partner saya yang mengurus hubungan ke klien dan cari-cari harga barang, sedangkan saya mengurus konsep jaringan dan proposal. Sedangkan urusan denah saya percayakan pada teman saya orang arsitek. Ya, pastikan anda mempunyai partner yang handal dan bisa diandalkan.
Sementara ini dulu yang bisa saya bagikan, semoga bisa membantu dan memberi inspirasi.


Pastikan daerah lokasi warnet anda terjangkau internet.
Contoh apabila menggunakan provider Telkom Speedy, pastikan line telephone anda bersih dari gangguan dan dapat dipasang Speedy yang menggunakan teknologi ADSL. ADSL yang dipasang berpengaruh terhadap line telephone, apabila line telephone mengalami masalah seperti putus, maka internet tidak dapat digunakan.
epx
April 13, 2010 at 8:55 pm
hohohohoh betul betul betul…
kalo ga ada sambungan internet sama aja warnet nya ga bisa ber operasi,,,
terimakasih masukannya bung epx
seoulaja
May 1, 2010 at 2:10 am
[...] tidak salah di postingan saya terakhir tentang warnet adalah tanggal 13 April 2010, sedangkan postingan saya yang pertama tentang warnet tanggal 10 Apri [...]
Warung Internet (Warnet) – 4 « Just Learning and Doing
June 6, 2010 at 9:06 am